Dandim 1608/Bima Letkol Arh Samuel Asdianto Limbogan bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup),
Bima – Dalam rangka menyambut peringatan Hari Juang TNI Angkatan Darat Tahun 2025 yang jatuh pada tanggal 15 Desember, Kodim 1608/Bima melaksanakan kegiatan Ziarah Rombongan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Palibelo, Desa Belo, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, Kamis pagi (11/12/2025).
Kegiatan ziarah ini mengusung tema “TNI AD Manunggal Dengan Rakyat Untuk Indonesia Bersatu, Berdaulat, Sejahtera dan Maju”, dan dipimpin langsung oleh Dandim 1608/Bima Letkol Arh Samuel Asdianto Limbogan, S.Kom., M.Sc.. Seluruh jajaran Kodim turut hadir, mulai dari para Perwira Staf, Danramil jajaran, PNS, anggota Kodim 1608/Bima, serta anggota Persit KCK Cabang XXVII Kodim 1608/Bima.
Sebagai pejabat upacara, Dandim 1608/Bima Letkol Arh Samuel Asdianto Limbogan bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), dengan Perwira Upacara Letda Inf Tasri.
Rangkaian kegiatan ziarah diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan yang dipimpin oleh Inspektur Upacara, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, sebagai bentuk penghormatan mendalam atas jasa-jasa pejuang bangsa. Setelah itu, dilakukan peletakan karangan bunga di Tugu Makam Pahlawan dan penghormatan terakhir kepada arwah para pahlawan. Upacara kemudian ditutup dengan prosesi penaburan bunga di pusara makam para pahlawan.
Dandim 1608/Bima, dalam kesempatan tersebut, menyampaikan bahwa kegiatan ziarah ini merupakan wujud penghormatan kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa raga demi tegaknya NKRI.
“Melalui ziarah ini, kita ingin menegaskan kembali bahwa nilai-nilai kejuangan para pendahulu menjadi landasan moral bagi TNI AD dalam menjalankan tugas. Semangat pengorbanan, keberanian, dan cinta tanah air para pahlawan menjadi inspirasi bagi kami untuk terus mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Dandim.
Peringatan Hari Juang TNI AD dikenal juga sebagai Hari Juang Kartika atau Hari Infanteri, yang setiap tahun diperingati pada 15 Desember. Momentum ini merujuk pada peristiwa bersejarah Palagan Ambarawa, ketika tentara Indonesia bersama rakyat berhasil mengusir pasukan Belanda dan Inggris pasca-proklamasi kemerdekaan. Peristiwa tersebut menjadi simbol kemanunggalan TNI AD dengan rakyat dalam mempertahankan kedaulatan bangsa.
Melalui kegiatan ziarah ini, Kodim 1608/Bima menegaskan komitmen untuk terus menjaga kemanunggalan TNI AD dengan rakyat serta meneruskan nilai-nilai perjuangan para pahlawan demi Indonesia yang bersatu, berdaulat, sejahtera, dan maju.
